Memuat tanggal... Kirim Rilis
Langsung ke konten
Rabu, 23 Sep 2026
Trending
Beranda » Entertainment » Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di Masyarakat

Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di Masyarakat

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month
  • visibility 13
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Kontroversi kini menjadi refleksi mengenai cara membahas kesehatan mental tanpa mengabaikan pengalaman kelompok yang terdampak.

  2. Ia mengatakan kritik tersebut didengar dan dihargai sebagai masukan untuk memahami persoalan dari perspektif yang lebih dalam.

  3. Maudy Ayunda mengakhiri klarifikasinya dengan mengapresiasi publik yang memberikan perspektif lebih luas terhadap konten mindfulness miliknya.

EKSPRESPOST.COM – Apakah menjaga kesehatan mental dengan membatasi berita negatif berarti seseorang sedang mengabaikan persoalan sosial di sekitarnya?

Mengapa pengalaman Maudy Ayunda mengatur konsumsi informasi justru dibaca sebagian publik sebagai bentuk ketidakpekaan?

Dan setelah kritik bermunculan, apakah klarifikasi Maudy berhasil memperjelas batas antara menjaga diri dan tetap peduli terhadap realitas?

Maudy Membagikan Pengalaman Pribadi Menghadapi Arus Informasi Negatif

Video “Mindfulness in the Age of Bad News” diunggah Maudy Ayunda pada Jumat, 21/08/2026 dan kembali menjadi sorotan pada September.

Maudy membahas dampak emosional akibat banyaknya berita negatif yang menurutnya terus muncul selama beberapa bulan hingga sekitar setahun terakhir.

Ia mengatakan informasi tersebut membuatnya kewalahan, emosional, dan pada titik tertentu merasa tidak berdaya menghadapi banyaknya persoalan.

Diet Informasi Menjadi Cara Maudy Mengendalikan Paparan Berita

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Maudy mengatur ulang sumber informasi yang masuk dan memilih bacaan yang lebih lengkap.

Ia juga mengaku berdiskusi dengan orang yang dianggap lebih memahami masalah agar tetap memperoleh informasi tanpa terus-menerus terpapar konten negatif.

Maudy menjelaskan bahwa seseorang tidak harus terus membaca konten ke-10 atau ke-15 mengenai persoalan yang sama setelah memahami apa yang sedang terjadi.

Publik Mempertanyakan Pilihan Menjauh dari Realitas Sosial

Kritik muncul karena sebagian warganet melihat konsep “bad news” berbeda dengan pengalaman masyarakat yang terdampak langsung.

Bagi kelompok tersebut, bencana, kelangkaan kebutuhan, persoalan kebijakan, dan masalah sosial bukan sekadar informasi yang dapat dihentikan melalui pengaturan konsumsi media.

Medcom mencatat sebagian warganet menilai konteks kehidupan nyaman yang terlihat dalam video memperkuat persepsi bahwa pesan tersebut kurang sensitif.

Maudy Mengakui Ada Perspektif Penting yang Terlewat

Maudy kemudian mengakui bahwa kemampuan seseorang untuk mengambil jarak dari pemberitaan merupakan privilege yang tidak dimiliki semua orang.

“Tidak semua orang punya pilihan itu, terutama ketika apa yang terjadi berdampak langsung pada kehidupan, keluarga, pekerjaan, atau komunitasnya,” tulis Maudy Ayunda.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf karena bagian tersebut belum cukup dipertimbangkan ketika video awal dibuat.

Mindfulness Menurut Maudy Tidak Berarti Menjauh dari Kepedulian

Maudy menegaskan bahwa gagasan menjaga kesehatan mental tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk menutup mata terhadap berbagai persoalan.

“Aku sama sekali tidak ingin mindfulness menjadi alasan untuk tidak peduli atau menjauh dari realita yang ada,” ujar Maudy Ayunda.

Menurutnya, mindfulness justru dapat membantu seseorang memahami sebab-akibat, tetap hadir, serta lebih peka terhadap orang yang terdampak.

Perdebatan Memperlihatkan 2 Pengalaman Menghadapi Berita Negatif

Media mencatat bahwa membatasi paparan berita negatif memang dapat menjadi strategi konsumsi informasi yang lebih terkontrol.

Namun, berita negatif juga mempunyai fungsi penting karena memberikan informasi mengenai persoalan yang membutuhkan perhatian publik dan respons bersama.

Maudy akhirnya menyatakan menghargai kritik dan perspektif baru yang diberikan publik setelah kontroversi tersebut berkembang luas.

“Aku dengar dan aku hargai feedbacknya. I’m listening and learning,” kata Maudy Ayunda.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di…”?

Maudy menjelaskan bahwa seseorang tidak harus terus membaca konten ke-10 atau ke-15 mengenai persoalan yang sama setelah memahami apa yang sedang terjadi.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di…”?

Maudy Membagikan Pengalaman Pribadi Menghadapi Arus Informasi Negatif Video “Mindfulness in the Age of Bad News” diunggah Maudy Ayunda pada Jumat, 21/08/2026 dan kembali menjadi sorotan pada September.

03Mengapa perkembangan dalam “Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di…” terjadi?

Ia juga mengaku berdiskusi dengan orang yang dianggap lebih memahami masalah agar tetap memperoleh informasi tanpa terus-menerus terpapar konten negatif.

04Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di…” berlangsung?

Bagi kelompok tersebut, bencana, kelangkaan kebutuhan, persoalan kebijakan, dan masalah sosial bukan sekadar informasi yang dapat dihentikan melalui pengaturan konsumsi media.

05Apa dampak yang disebutkan dalam “Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di…”?

Maudy membahas dampak emosional akibat banyaknya berita negatif yang menurutnya terus muncul selama beberapa bulan hingga sekitar setahun terakhir.

06Angka penting apa yang disebut dalam “Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di…”?

Perdebatan Memperlihatkan 2 Pengalaman Menghadapi Berita Negatif Media mencatat bahwa membatasi paparan berita negatif memang dapat menjadi strategi konsumsi informasi yang lebih terkontrol.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • PROPAMI Cup VII 2026 Digelar, Profesional Pasar Modal Adu Sportivitas di Lapangan Hijau

    PROPAMI Cup VII 2026 Digelar, Profesional Pasar Modal Adu Sportivitas di Lapangan Hijau

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Frasa sederhana itu merangkum seluruh filosofi yang ingin dibangun PROPAMI—organisasi profesi yang sejak 9 Agustus 2010 terus memperkuat kolaborasi… EKSPRESPOST.COM – Tidak ada yang lebih menceritakan tentang ekosistem industri selain momen-momen di luar ruang sidang, ruang rapat, atau ruang dealing. Itulah […]

  • Status Kasus Betrand Peto Usai Laporan Dugaan TPKS, Polisi Selidiki Perkara dan Ruben Onsu Tegaskan Sikap Kooperatif

    Status Kasus Betrand Peto Usai Laporan Dugaan TPKS, Polisi Selidiki Perkara dan Ruben Onsu Tegaskan Sikap Kooperatif

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Publik masih perlu menunggu keterangan resmi penyidik sebelum menarik kesimpulan mengenai dugaan perkara tersebut. 02 Ruben Onsu menyatakan keluarga akan kooperatif dan mendengarkan keterangan pihak yang berada di lokasi kejadian. 03 Perkembangan terbaru menunjukkan laporan dugaan TPKS telah diterima polisi, sementara […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan

    Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perhatian kini beralih kepada kepemimpinan Suahasil dan kesinambungan pengelolaan keuangan negara. 02 Isu masalah internal Kemenkeu muncul setelah pergantian, tetapi belum memperoleh konfirmasi resmi sebagai penyebab perubahan Menkeu. 03 Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara berlangsung cepat melalui pelantikan dan […]

  • Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU, Tokoh Nasional hingga Pimpinan Ormas Hadir di Jombang

    Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU, Tokoh Nasional hingga Pimpinan Ormas Hadir di Jombang

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 55
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). 02 Dalam prosesi pembukaan, Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Rais Aam Pengurus […]

  • Rumah Dirjen Lampri Digeledah KPK, Bukti Chat Dan Rp106,3 Miliar Jadi Kunci Pengembangan Perkara

    Rumah Dirjen Lampri Digeledah KPK, Bukti Chat Dan Rp106,3 Miliar Jadi Kunci Pengembangan Perkara

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Penelusuran sumber, tujuan, dan penerima dana masih menjadi bagian dari proses penyidikan KPK. 02 Nominal tersebut tidak sama dengan nilai suap HGB Summarecon yang telah diungkap dalam konstruksi awal perkara. 03 Status Rp106,3 miliar dalam perkara ini adalah barang bukti yang […]

  • Wilianto Tanta Kembali Terpilih Ketua Umum PSMTI 2026–2030 dalam Munas VIII Secara Aklamasi di Jakarta Hari Ini

    Wilianto Tanta Kembali Terpilih Ketua Umum PSMTI 2026–2030 dalam Munas VIII Secara Aklamasi di Jakarta Hari Ini

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Munas VIII PSMTI menetapkan Wilianto Tanta sebagai Ketua Umum 2026–2030 melalui keputusan aklamasi seluruh peserta forum. 02 Wilianto menyebut PSMTI sebagai organisasi independen yang tidak memperoleh anggaran pemerintah untuk operasional organisasi. 03 Menurut Wilianto, kekuatan PSMTI bergantung pada kekompakan dan kontribusi […]

expand_less