Memuat tanggal... Kirim Rilis
Sabtu, 7 Nov 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pilihan Prabowo Gantikan Purbaya dengan Mandat Menjaga APBN Tetap Sehat

Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pilihan Prabowo Gantikan Purbaya dengan Mandat Menjaga APBN Tetap Sehat

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Karier pemerintahan Suahasil mencakup bidang desentralisasi fiskal, kemiskinan, kebijakan ekonomi, hingga pengelolaan APBN.

  2. Ia pernah menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal sebelum dipercaya menjadi Wakil Menteri Keuangan.

  3. Pengalaman tersebut membuat Suahasil memahami proses perumusan kebijakan fiskal secara langsung.

  4. Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada Senin, (14/09/2026), di Istana Negara.

  5. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menjabat Menteri Keuangan sejak September 2025.

EKPRESPOST.COM – Apa pesan pertama Presiden Prabowo Subianto kepada Suahasil Nazara setelah menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan?

Mengapa kesehatan dan kredibilitas APBN langsung menjadi perhatian utama setelah pergantian tersebut?

Dan sejauh mana pengalaman Suahasil sebagai Wakil Menteri Keuangan dapat menjawab tantangan pengelolaan fiskal pemerintah?

Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada Senin, (14/09/2026), di Istana Negara.

Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menjabat Menteri Keuangan sejak September 2025.

Pengangkatan tersebut resmi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97-P/2026 untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih 2024-2029.

Pesan Prabowo Mengarah Langsung pada Kesehatan APBN Nasional

Tidak lama setelah pelantikan, Suahasil menyampaikan mandat utama yang diterimanya dari Presiden Prabowo.

Menurut Suahasil, Presiden meminta dirinya menjaga kesehatan sekaligus kredibilitas keuangan negara.

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara,” kata Suahasil setelah pelantikan.

Ia menjelaskan bahwa APBN harus mampu menjalankan program-program prioritas pemerintah tanpa kehilangan prinsip kesehatan fiskal.

“APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, APBN harus sehat,” ujarnya.

Suahasil kemudian menegaskan bahwa kesehatan APBN harus berjalan bersama kredibilitas dan kepercayaan publik.

“Selain sehat, APBN harus kredibel dan dapat dipercaya,” kata Suahasil.

Pernyataan tersebut menjadi arah awal Suahasil setelah mengambil alih jabatan bendahara negara.

Suahasil Membawa Pengalaman Panjang Dalam Kebijakan Ekonomi Pemerintah

Pengangkatan Suahasil bukanlah perpindahan seorang pejabat dari luar pemerintahan menuju Kementerian Keuangan.

Ia sebelumnya merupakan Wakil Menteri Keuangan yang telah mendampingi pengelolaan fiskal selama beberapa tahun.

Sebelum menjadi Wakil Menteri Keuangan, Suahasil pernah dipercaya memimpin Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.

Ia mulai menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Kepala BKF pada Februari 2015 dan dilantik definitif pada Oktober 2016.

Pengalaman tersebut membuat Suahasil terlibat langsung dalam perumusan kebijakan fiskal sebelum menduduki jabatan Wakil Menteri Keuangan.

Pada 2019, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Wakil Menteri Keuangan untuk mendampingi Menteri Keuangan.

Suahasil kemudian tetap dipercaya berada di Kementerian Keuangan ketika pemerintahan Prabowo membentuk Kabinet Merah Putih.

Latar Akademik Suahasil Berawal dari Universitas Indonesia

Sebelum masuk lebih jauh ke pemerintahan, Suahasil dikenal sebagai akademisi bidang ekonomi di Universitas Indonesia.

Ia memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1994 sebelum melanjutkan pendidikan ke Cornell University.

Suahasil mendapatkan gelar MSc dari Cornell University pada 1997 dan PhD dari University of Illinois at Urbana-Champaign pada 2003.

Ia kemudian menjadi dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak 1999.

Pada 2009, Suahasil memperoleh gelar guru besar bidang ilmu ekonomi dan mengembangkan karier akademiknya di kampus tersebut.

Pengalaman akademiknya berjalan berdampingan dengan keterlibatan dalam berbagai agenda kebijakan publik dan pemerintahan.

Suahasil pernah menangani isu desentralisasi fiskal, kemiskinan, perlindungan sosial, serta kebijakan ekonomi melalui sejumlah lembaga pemerintah.

Target Pertumbuhan Ekonomi Menambah Kompleksitas Mandat Baru Suahasil

Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Suahasil juga berbicara mengenai target pertumbuhan ekonomi pemerintah untuk RAPBN 2027.

Dalam pemberitaan Kementerian Keuangan pada Agustus 2026, ia menyebut target pertumbuhan ekonomi RAPBN 2027 mencapai 6 persen.

Target tersebut menjadi salah satu konteks kebijakan yang kini harus dihadapi Suahasil dalam kapasitas barunya sebagai Menteri Keuangan.

Pada saat yang sama, Suahasil menekankan pentingnya APBN yang sehat, kredibel, dan dapat dipercaya.

Ia menyebut perubahan jabatan tersebut sebagai kelanjutan, bukan perubahan total terhadap pekerjaan Kementerian Keuangan.

“Menurut saya ini bukan perubahan, ini adalah kelanjutan saja, bukan perubahan, kelanjutan,” ujar Suahasil.

Ia menilai posisinya selama ini di lingkungan Kementerian Keuangan menjadi bagian dari kesinambungan tersebut.

Kini, Suahasil harus memastikan APBN tetap menjadi instrumen pembiayaan program pemerintah sekaligus menjaga kredibilitas keuangan negara.

Tugas itu membuat pengalaman panjangnya di bidang fiskal menjadi relevan dengan mandat baru yang diberikan Presiden Prabowo.

Pelantikan pada Senin, (14/09/2026), menjadi awal babak baru Suahasil sebagai Menteri Keuangan sekaligus ujian atas rekam jejaknya dalam kebijakan fiskal.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pilihan Prabowo Gantikan Purbaya dengan Mandat Menjaga APBN Tetap…”?

Pesan Prabowo Mengarah Langsung pada Kesehatan APBN Nasional Tidak lama setelah pelantikan, Suahasil menyampaikan mandat utama yang diterimanya dari Presiden Prabowo.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pilihan Prabowo Gantikan Purbaya dengan Mandat Menjaga APBN Tetap…”?

Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada Senin, (14/09/2026), di Istana Negara.

03Kapan peristiwa dalam “Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pilihan Prabowo Gantikan Purbaya dengan Mandat Menjaga APBN Tetap…” terjadi?

Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menjabat Menteri Keuangan sejak September 2025.

04Di mana peristiwa dalam “Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pilihan Prabowo Gantikan Purbaya dengan Mandat Menjaga APBN Tetap…” berlangsung?

Suahasil kemudian tetap dipercaya berada di Kementerian Keuangan ketika pemerintahan Prabowo membentuk Kabinet Merah Putih.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pilihan Prabowo Gantikan Purbaya dengan Mandat Menjaga APBN Tetap…” berlangsung?

Suahasil pernah menangani isu desentralisasi fiskal, kemiskinan, perlindungan sosial, serta kebijakan ekonomi melalui sejumlah lembaga pemerintah.

06Angka penting apa yang disebut dalam “Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pilihan Prabowo Gantikan Purbaya dengan Mandat Menjaga APBN Tetap…”?

Pengangkatan tersebut resmi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97-P/2026 untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih 2024-2029.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Salah Transfer BCA Rp7,96 Juta Menjadi Perhatian, CBA Soroti Mekanisme Perlindungan Nasabah oleh OJK

    Kasus Salah Transfer BCA Rp7,96 Juta Menjadi Perhatian, CBA Soroti Mekanisme Perlindungan Nasabah oleh OJK

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Putusan sengketa salah transfer Rp7,96 juta menempatkan perlindungan hak nasabah sebagai isu utama dalam perkara Yuliana Febriani. 02 CBA mendorong OJK memperkuat pengawasan agar persoalan perbankan dapat diselesaikan lebih cepat tanpa proses hukum panjang. 03 OJK telah memperkuat instrumen perlindungan konsumen […]

  • OJK Siapkan Payung Regulasi Baru untuk Modal Minimum dan Likuiditas Konglomerasi Keuangan Terintegrasi

    OJK Siapkan Payung Regulasi Baru untuk Modal Minimum dan Likuiditas Konglomerasi Keuangan Terintegrasi

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 55
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 OJK menempatkan penguatan konglomerasi keuangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pengawasan sektor jasa keuangan. 02 Rancangan POJK modal dan likuiditas terintegrasi akan melengkapi kerangka regulasi konglomerasi yang sudah tersedia. 03 Bagi industri, perubahan aturan dapat memperjelas kewajiban PIKK dalam mengelola […]

  • Beda Pilihan Politik Haruskah Putus Pertemanan? Gen Z Dihadapkan Dilema Cut Off

    Beda Pilihan Politik Haruskah Putus Pertemanan? Gen Z Dihadapkan Dilema Cut Off

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 119
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Beda pilihan politik tak harus berujung cut off. Gen Z perlu membedakan perbedaan pandangan dengan perilaku yang benar-benar merusak hubungan. 02 Polarisasi bisa makin tajam jika perbedaan politik dianggap sebagai konflik personal. Kondisi ini berisiko menciptakan jarak sosial dan konflik laten. […]

  • Sandiaga Uno di JEC 2026 Bahas Kunci Bisnis Tumbuh, Super Team, Kolaborasi, dan Kepercayaan Investor Berkelanjutan

    Sandiaga Uno di JEC 2026 Bahas Kunci Bisnis Tumbuh, Super Team, Kolaborasi, dan Kepercayaan Investor Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 81
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pesan Sandiaga Uno di JEC 2026 menyoroti pentingnya meninggalkan pola kerja individual saat bisnis memasuki fase pertumbuhan. 02 Super team menjadi fondasi penting karena bisnis membutuhkan tim berkualitas untuk menciptakan nilai dan pertumbuhan berkelanjutan. 03 JEC 2026 mengusung tema Beyond Border, […]

  • Kemendag Pertimbangkan Usulan Bulog Untuk DMO MinyaKita 100 Persen, Realisasi BUMN Hampir Separuh Nasional

    Kemendag Pertimbangkan Usulan Bulog Untuk DMO MinyaKita 100 Persen, Realisasi BUMN Hampir Separuh Nasional

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 54
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Usulan tersebut meminta porsi penyaluran melalui BUMN Pangan ditingkatkan menjadi 100 persen dari realisasi DMO MinyaKita. 02 Kemendag mencatat realisasi distribusi BUMN bahkan telah mencapai sekitar 49,45 persen pada 10 April 2026. 03 Hampir Separuh DMO MinyaKita Sudah Melalui BUMN Pangan […]

  • Bayan Resources BYAN Ungkap Dampak Material RKAB 2026 Terhadap Kelangsungan Operasional Korporasi

    Bayan Resources BYAN Ungkap Dampak Material RKAB 2026 Terhadap Kelangsungan Operasional Korporasi

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 47
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 BYAN menghadapi risiko ketidakpastian produksi ketika persetujuan perubahan RKAB 2026 belum diterbitkan pemerintah. 02 Konsekuensi RKAB dapat merambat pada kemampuan memenuhi kontrak, produksi, penjualan, serta kesinambungan operasional. 03 nvestor perlu mencermati perkembangan persetujuan RKAB dan dampaknya terhadap kegiatan usaha Bayan Resources. […]

expand_less