Memuat tanggal... Kirim Rilis
Minggu, 8 Nov 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Pergerakan berikutnya menjadi perhatian untuk melihat respons pasar terhadap kebijakan fiskal Suahasil Nazara.

  2. Namun, periode tersebut juga diwarnai ketidakpastian global, geopolitik, kebijakan bank sentral dan ekspektasi investor.

  3. Data hingga 21 September menunjukkan IHSG dan rupiah melemah setelah pergantian Menteri Keuangan.

EKSPRESPOST.COM – Seberapa cepat pasar menguji kredibilitas Suahasil Nazara setelah ditunjuk sebagai Menteri Keuangan?

Mengapa IHSG dan rupiah kembali melemah ketika pemerintah justru menyampaikan APBN masih berada di jalur yang terkendali?

Dan apa yang sebenarnya sedang diperhatikan investor dari kebijakan fiskal baru pemerintah?

Pergantian Menteri Keuangan Berlangsung Saat Pasar Sedang Sensitif

Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin, (14/9/2026), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026.

Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Suahasil merupakan Wakil Menteri Keuangan sejak Oktober 2019 dan tetap menjabat setelah pergantian pemerintahan pada Oktober 2024.

Pergantian tersebut berlangsung ketika investor mencermati kredibilitas fiskal, perkembangan rupiah, arus modal dan kesinambungan kebijakan pemerintah.

IHSG Turun dan Rupiah Melemah Pada Pekan Pertama Masa Jabatan

Pada Senin, (21/9/2026), IHSG ditutup di level 6.384,73 atau turun 0,88% dari posisi 6.441,16 pada Jumat, (18/9/2026).

Sebanyak 354 saham melemah, 280 saham menguat dan 156 saham stagnan berdasarkan data perdagangan yang tercantum dalam referensi utama.

Rupiah pada hari yang sama ditutup di Rp17.847 per Dolar AS, melemah 0,50% atau 89 poin dibandingkan posisi sebelumnya Rp17.758 per Dolar AS.

Said Didu Soroti Hubungan Pergantian Menkeu dengan Pasar

Muhammad Said Didu, eks Sekretaris Badan Usaha Milik Negara, menyampaikan pandangannya mengenai pergerakan pasar setelah pergantian Menteri Keuangan.

“Sejak Menkeu Pak Suhasil diangkat jadi Menkeu Nilai Tukar Rupiah dan Harga saham terus melemah,” kata Muhammad Said Didu melalui unggahannya di X pada Senin, (21/9/2026).

Namun, catatan perdagangan menunjukkan respons pasar tidak berlangsung seragam sejak hari pelantikan karena IHSG sempat berbalik arah dan mengakhiri perdagangan 14 September hanya turun 0,10%.

Suahasil Membawa Pesan Kesinambungan dan Disiplin Fiskal

Suahasil menyampaikan bahwa pergantian Menteri Keuangan tidak berarti perubahan besar terhadap arah kebijakan fiskal dan meminta pelaku pasar tidak perlu mengkhawatirkan perubahan tersebut.

“Hingga akhir Agustus kinerja APBN itu tetap kuat dengan keseimbangan primer yang positif, defisit tetap dalam batasan yang terkendali dan ini artinya memang perjalanan APBN-nya relatively on track,” ujar Suahasil Nazara.

Hingga 31 Agustus 2026, pendapatan negara mencapai Rp2.055,6 triliun, belanja Rp2.295,7 triliun dan defisit APBN tercatat Rp240,1 triliun atau 0,93% terhadap PDB.

Pembiayaan Utang dan Dana Rp200 Triliun Tetap Berjalan

Pembiayaan utang neto pemerintah mencapai Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026 atau sekitar 60,8% dari target Rp832,2 triliun.

“Pembiayaan utang neto saat ini realisasi sampai 31 Agustus sudah Rp506 triliun,” kata Suahasil Nazara.

Pemerintah juga memastikan kebijakan penempatan dana Rp200 triliun pada bank-bank milik negara dilanjutkan hingga Juli 2027, sehingga kesinambungan kebijakan likuiditas menjadi salah satu perhatian pasar.

Faktor Eksternal Ikut Membentuk Pergerakan Pasar Keuangan

Pelemahan rupiah pada Senin, (21/9/2026) berlangsung ketika ketegangan geopolitik di Asia Barat turut menjadi perhatian pasar dan memengaruhi sentimen terhadap mata uang.

Pasar domestik juga menanti keputusan Bank Indonesia dalam RDG 22–23 September 2026, sehingga arah kebijakan moneter menjadi faktor yang ikut diperhitungkan investor.

Data tersebut membuat pergerakan IHSG dan rupiah perlu dibaca bersama kondisi fiskal, moneter dan global, bukan hanya berdasarkan pergantian Menteri Keuangan.

Penutup: Suahasil kini menghadapi periode penting untuk membuktikan kesinambungan kebijakan fiskal melalui data APBN, pembiayaan pemerintah, stabilitas rupiah dan respons pasar terhadap kebijakan berikutnya.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?”?

Pergantian Menteri Keuangan Berlangsung Saat Pasar Sedang Sensitif Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin, (14/9/2026), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?”?

Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Suahasil merupakan Wakil Menteri Keuangan sejak Oktober 2019 dan tetap menjabat setelah pergantian pemerintahan pada Oktober 2024.

03Kapan peristiwa dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?” terjadi?

IHSG Turun dan Rupiah Melemah Pada Pekan Pertama Masa Jabatan Pada Senin, (21/9/2026), IHSG ditutup di level 6.384,73 atau turun 0,88% dari posisi 6.441,16 pada Jumat, (18/9/2026).

04Di mana peristiwa dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?” berlangsung?

Rupiah pada hari yang sama ditutup di Rp17.847 per Dolar AS, melemah 0,50% atau 89 poin dibandingkan posisi sebelumnya Rp17.758 per Dolar AS.

05Mengapa perkembangan dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?” terjadi?

Namun, catatan perdagangan menunjukkan respons pasar tidak berlangsung seragam sejak hari pelantikan karena IHSG sempat berbalik arah dan mengakhiri perdagangan 14 September hanya turun 0,10%.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?” berlangsung?

Said Didu Soroti Hubungan Pergantian Menkeu dengan Pasar Muhammad Said Didu, eks Sekretaris Badan Usaha Milik Negara, menyampaikan pandangannya mengenai pergerakan pasar setelah pergantian Menteri Keuangan. “Sejak Menkeu Pak Suhasil diangkat jadi Menkeu Nilai Tukar Rupiah dan Harga saham terus melemah,” kata Muhammad Said Didu melalui unggahannya di X pada Senin, (21/9/2026).

07Angka penting apa yang disebut dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?”?

Sebanyak 354 saham melemah, 280 saham menguat dan 156 saham stagnan berdasarkan data perdagangan yang tercantum dalam referensi utama.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sentimen Negatif Bank Mandiri Menguat, Rekening Rp80,9 Juta Dibuka Kembali Setelah Klarifikasi Polisi

    Sentimen Negatif Bank Mandiri Menguat, Rekening Rp80,9 Juta Dibuka Kembali Setelah Klarifikasi Polisi

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 68
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Sentimen negatif terhadap Bank Mandiri menguat setelah rekening milik Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), tidak dapat digunakan menjelang rencana aksi masyarakat di depan Gedung DPR RI. 02 Polda Metro Jaya memastikan penundaan transaksi telah dibuka, sementara Bank […]

  • Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di Masyarakat

    Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 53
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kontroversi kini menjadi refleksi mengenai cara membahas kesehatan mental tanpa mengabaikan pengalaman kelompok yang terdampak. 02 Ia mengatakan kritik tersebut didengar dan dihargai sebagai masukan untuk memahami persoalan dari perspektif yang lebih dalam. 03 Maudy Ayunda mengakhiri klarifikasinya dengan mengapresiasi publik […]

  • Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional

    Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 58
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pupuk Indonesia mencatat laba bersih Rp8,51 triliun pada semester I 2026, naik 252,8 persen secara tahunan. 02 Pendapatan Pupuk Indonesia tumbuh 51 persen menjadi Rp59,67 triliun, sementara EBITDA naik 140 persen menjadi Rp14,28 triliun. 03 Kinerja tersebut dicapai bersamaan dengan penurunan […]

  • Jangan Asal Viral, DPR dan Komdigi Ingatkan Pentingnya Privasi di Media Sosial

    Jangan Asal Viral, DPR dan Komdigi Ingatkan Pentingnya Privasi di Media Sosial

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 111
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Ancaman Kejahatan Siber dan Perlunya Kolaborasi Sementara itu, Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komdigi, Molly Prabawaty, menyoroti… EKSPRESPOST.COM – Komisi I DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kementerian Komdigi) memperkuat sinergi dalam mempromosikan etika bermedia digital guna menjaga […]

  • Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik Kompetitif

    Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik Kompetitif

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pemerintah menyatakan akan memberikan kemudahan bagi investor yang mengembangkan data center di Indonesia. 02 Bahlil menyebut kebutuhan energi data center meningkat bersamaan dengan kebutuhan energi terbarukan. 03 Indonesia menawarkan kombinasi wilayah luas, sumber energi beragam, dan harga listrik kompetitif untuk investasi […]

  • Danantara Jadi Instrumen Prabowonomics, The Telegraph Soroti Restrukturisasi BUMN dan Strategi Hilirisasi

    Danantara Jadi Instrumen Prabowonomics, The Telegraph Soroti Restrukturisasi BUMN dan Strategi Hilirisasi

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 114
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Ibrahimov menilai keberhasilan kebijakan membutuhkan keberanian mengambil risiko serta menghadapi pilihan pembangunan yang sulit. 02 Perdebatan Danantara mencakup dua sisi, yaitu kebutuhan efisiensi sekaligus pentingnya transparansi dan tata kelola. 03 The Telegraph menilai hasil restrukturisasi Danantara belum dapat ditentukan karena eksperimen […]

expand_less