Beras Kita Gantikan Beras SPHP, Bulog Perbarui Kemasan untuk Perkuat Daya Saing dan Pelayanan Masyarakat
- account_circle Tim EkspresPost
- calendar_month
- visibility 14
- print Cetak

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan identitas SPHP tetap dipertahankan pada kemasan Beras Kita sebagai penanda program pemerintah.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
-
Pergantian nama menjadi Beras Kita tidak mengubah posisi beras tersebut sebagai bagian program stabilisasi pangan pemerintah.
-
Bulog mempertahankan tulisan SPHP pada kemasan baru agar masyarakat tetap mengenali fungsi programnya.
-
Selain desain, Bulog menjadikan perubahan ini sebagai momentum meningkatkan mutu beras dan kualitas pelayanan.
EKSPRESPOST.COM – Mengapa perubahan nama SPHP menjadi Beras Kita dilakukan saat pemerintah justru memperbesar pasokan beras stabilisasi?
Seberapa penting kemasan baru bagi daya saing beras pemerintah?
Dan bagaimana Bulog memastikan perubahan identitas berjalan bersama peningkatan mutu serta distribusi kepada masyarakat?
Perum Bulog akan memperkenalkan Beras Kita Medium sebagai identitas baru beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP.
Perubahan tersebut datang bersamaan dengan penguatan pasokan SPHP, setelah pemerintah menyetujui tambahan 1 juta ton hingga Maret 2027.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebut perubahan identitas tersebut tetap mempertahankan keterangan SPHP pada kemasan baru.
Beras Kita Menandai Babak Baru Identitas Beras Program Pemerintah
Menurut Rizal, nama Beras Kita dipilih dengan mengikuti pola penamaan produk pemerintah seperti Minyakita dan Gula Manis Kita.
Identitas tersebut membawa semangat Keluarga Indonesia Sejahtera sehingga produk pemerintah memiliki nama yang lebih mudah dikenali masyarakat.
“Namun bahasa SPHP-nya juga masih ada di bawah, yaitu Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, tapi dibuat yang lebih kecil,” kata Ahmad Rizal Ramdhani.
Dengan tetap mencantumkan SPHP, perubahan nama tidak menghilangkan hubungan Beras Kita dengan program stabilisasi pangan pemerintah.
Kemasan Beras Kita Ditargetkan Meningkatkan Daya Saing Produk
Bulog melihat pembaruan kemasan sebagai langkah untuk memperkuat daya saing beras pemerintah di pasar.
Kemasan baru diharapkan membuat produk lebih kompetitif tanpa mengubah fungsi dasarnya sebagai bagian dari program stabilisasi pangan.
Strategi tersebut sekaligus menempatkan identitas produk sebagai salah satu unsur penting dalam memperkuat penerimaan masyarakat.
Peningkatan Mutu Menjadi Bagian Penting Dalam Perubahan Produk
Rizal menegaskan pembaruan tidak hanya menyangkut tampilan kemasan, tetapi juga kualitas beras yang disalurkan kepada masyarakat.
Bulog menyatakan peningkatan mutu menjadi komitmen bersama jajaran perusahaan untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
“Nah ini kami sudah komitmen dengan seluruh jajaran untuk meningkatkan mutu dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Pernyataan tersebut mempertegas bahwa rebranding Beras Kita diarahkan berjalan bersamaan dengan peningkatan kualitas produk.
Peluncuran Kemasan Baru Beras Kita Dijadwalkan Oktober 2026
Beras Kita Medium dijadwalkan diluncurkan pada 20 Oktober 2026, sementara stok kemasan lama masih disalurkan secara bertahap.
Bulog menyiapkan masa transisi tersebut agar perubahan kemasan tidak mengganggu kelancaran distribusi beras kepada masyarakat.
Di sisi lain, jaringan distribusi SPHP diperluas melalui berbagai saluran untuk mempercepat penyerapan pasokan di lapangan.
Tambahan Pasokan Satu Juta Ton Menjaga Ketersediaan Hingga Panen
Pemerintah menyepakati tambahan 1 juta ton SPHP setelah Bulog sebelumnya mengajukan tambahan sekitar 400 ribu ton.
Kuota awal SPHP sebesar 828 ribu ton telah tersalurkan sekitar 92 persen, dengan stok tersisa sekitar 80 ribu ton.
Tambahan pasokan tersebut disiapkan menghadapi kebutuhan September hingga Desember 2026 serta periode Januari dan Februari sebelum panen Maret 2027.
Dengan demikian, kehadiran Beras Kita berlangsung dalam momentum penguatan pasokan sekaligus pembaruan identitas produk pemerintah untuk masyarakat.****
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.
01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Beras Kita Gantikan Beras SPHP, Bulog Perbarui Kemasan untuk Perkuat Daya Saing dan Pelayanan…”?
Dengan demikian, kehadiran Beras Kita berlangsung dalam momentum penguatan pasokan sekaligus pembaruan identitas produk pemerintah untuk masyarakat.****.
02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Beras Kita Gantikan Beras SPHP, Bulog Perbarui Kemasan untuk Perkuat Daya Saing dan Pelayanan…”?
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebut perubahan identitas tersebut tetap mempertahankan keterangan SPHP pada kemasan baru.
03Kapan peristiwa dalam “Beras Kita Gantikan Beras SPHP, Bulog Perbarui Kemasan untuk Perkuat Daya Saing dan Pelayanan…” terjadi?
Perubahan tersebut datang bersamaan dengan penguatan pasokan SPHP, setelah pemerintah menyetujui tambahan 1 juta ton hingga Maret 2027.
04Mengapa perkembangan dalam “Beras Kita Gantikan Beras SPHP, Bulog Perbarui Kemasan untuk Perkuat Daya Saing dan Pelayanan…” terjadi?
Kemasan Beras Kita Ditargetkan Meningkatkan Daya Saing Produk Bulog melihat pembaruan kemasan sebagai langkah untuk memperkuat daya saing beras pemerintah di pasar.
05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Beras Kita Gantikan Beras SPHP, Bulog Perbarui Kemasan untuk Perkuat Daya Saing dan Pelayanan…” berlangsung?
Strategi tersebut sekaligus menempatkan identitas produk sebagai salah satu unsur penting dalam memperkuat penerimaan masyarakat.
06Apa dampak yang disebutkan dalam “Beras Kita Gantikan Beras SPHP, Bulog Perbarui Kemasan untuk Perkuat Daya Saing dan Pelayanan…”?
Bulog menyatakan peningkatan mutu menjadi komitmen bersama jajaran perusahaan untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. "Nah ini kami sudah komitmen dengan seluruh jajaran untuk meningkatkan mutu dan pelayanan kepada masyarakat," ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
07Angka penting apa yang disebut dalam “Beras Kita Gantikan Beras SPHP, Bulog Perbarui Kemasan untuk Perkuat Daya Saing dan Pelayanan…”?
Peluncuran Kemasan Baru Beras Kita Dijadwalkan Oktober 2026 Beras Kita Medium dijadwalkan diluncurkan pada 20 Oktober 2026, sementara stok kemasan lama masih disalurkan secara bertahap.
Penulis Tim EkspresPost
Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.
