Memuat tanggal... Kirim Rilis
Senin, 9 Nov 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Manajer KDKMP dan KNMP Ditugaskan 2 Tahun, Dony Oskaria Jelaskan Hubungan dengan Agrinas

Manajer KDKMP dan KNMP Ditugaskan 2 Tahun, Dony Oskaria Jelaskan Hubungan dengan Agrinas

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
  • visibility 103
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Rincian struktur hubungan kerja akan dijelaskan lebih lanjut oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.

  2. Dony Oskaria menegaskan status manajer bukan pegawai BUMN meski penempatan dilakukan melalui korporasi BUMN.

  3. Perbedaan istilah antara pegawai BUMN dan tenaga penugasan menjadi perhatian dalam skema manajer KDKMP dan KNMP.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa status manajer KDKMP dan KNMP kembali menjadi perhatian menjelang penempatan di lapangan?

Apakah mereka pegawai BUMN atau tenaga penugasan yang hanya dibina korporasi BUMN selama dua tahun?

Bagaimana posisi Agrinas Pangan dan Agrinas Jaladri dalam skema tersebut?

Dony Oskaria Sebut Manajer KDKMP Dan KNMP Bukan Pegawai BUMN Meski Berada di Bawah Agrinas

Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria menyatakan manajer KDKMP dan KNMP tidak berstatus sebagai pegawai BUMN.

Menurut Dony, keberadaan mereka berkaitan dengan penugasan selama dua tahun untuk membina koperasi dan program kampung nelayan sebelum mekanisme berikutnya ditentukan.

“Sebetulnya kan bukan pegawai BUMN ya. Nanti akan disampaikan mereka adalah karena ini kan penugasan selama dua tahun itu dibina dulu kan koperasi-koperasi ini,” ujar Dony Oskaria.

Agrinas Pangan dan Agrinas Jaladri Menjadi Bagian dari Skema Pembinaan

Dony menjelaskan manajer KDKMP akan ditempatkan di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), sementara skema KNMP berkaitan dengan PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero).

Ia menegaskan pembiayaan penugasan tersebut berasal dari pemerintah sehingga penempatan di bawah korporasi BUMN tidak otomatis berarti status kepegawaian sebagai pegawai BUMN.

“Nanti mereka akan ditempatkan dulu di bawah Agrinas Pangan, tetapi seluruh biaya tentu biaya dari pemerintah,” kata Dony Oskaria.

Pemerintah Sebelumnya Menyebut Skema PKWT 2 Tahun untuk Para Manajer

Sebelum penjelasan Dony, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari memberikan keterangan bahwa hubungan kerja manajer KDKMP dan KNMP didasarkan pada pemberi kerja.

Dalam keterangan resmi pemerintah, Qodari menyebut PT Agrinas Pangan Nusantara dan PT Agrinas Jaladri Nusantara sebagai pemberi kerja, dengan skema PKWT selama dua tahun.

Perbedaan penjelasan tersebut membuat struktur hubungan kerja menjadi bagian penting yang perlu diperjelas sebelum para manajer menjalankan tugas secara penuh di lapangan.

Rekrutmen Nasional Sebelumnya Membuka Puluhan Ribu Formasi

Pada April 2026, pemerintah membuka 35.476 formasi untuk mendukung KDKMP dan KNMP, terdiri atas 30.000 manajer koperasi serta 5.476 pengelola kampung nelayan.

Sementara itu, penempatan manajer KDKMP sebelumnya ditargetkan paling lambat 25 September 2026 setelah proses verifikasi, validasi, evaluasi bersama BPKP dan berita acara serah terima selesai.

Kejelasan status menjadi penting karena berkaitan dengan hubungan kerja, hak, pembiayaan dan struktur penugasan.

Dony kini menyebut mereka bukan pegawai BUMN, sementara keterangan pemerintah sebelumnya menyebut skema PKWT BUMN.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “artikel ini”?

Agrinas Pangan dan Agrinas Jaladri Menjadi Bagian dari Skema Pembinaan Dony menjelaskan manajer KDKMP akan ditempatkan di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), sementara skema KNMP berkaitan dengan PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero).

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “artikel ini”?

Dony Oskaria Sebut Manajer KDKMP Dan KNMP Bukan Pegawai BUMN Meski Berada di Bawah Agrinas Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria menyatakan manajer KDKMP dan KNMP tidak berstatus sebagai pegawai BUMN.

03Kapan peristiwa dalam “artikel ini” terjadi?

Menurut Dony, keberadaan mereka berkaitan dengan penugasan selama dua tahun untuk membina koperasi dan program kampung nelayan sebelum mekanisme berikutnya ditentukan. "Sebetulnya kan bukan pegawai BUMN ya.

04Mengapa perkembangan dalam “artikel ini” terjadi?

Nanti akan disampaikan mereka adalah karena ini kan penugasan selama dua tahun itu dibina dulu kan koperasi-koperasi ini," ujar Dony Oskaria.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “artikel ini” berlangsung?

Perbedaan penjelasan tersebut membuat struktur hubungan kerja menjadi bagian penting yang perlu diperjelas sebelum para manajer menjalankan tugas secara penuh di lapangan.

06Angka penting apa yang disebut dalam “artikel ini”?

Pemerintah Sebelumnya Menyebut Skema PKWT 2 Tahun untuk Para Manajer Sebelum penjelasan Dony, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haji Isam Beli Sebesar 30 Persen Bayan Resources, Kesepakatan Saham Low Tuck Kwong Masih Bersyarat

    Haji Isam Beli Sebesar 30 Persen Bayan Resources, Kesepakatan Saham Low Tuck Kwong Masih Bersyarat

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 71
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perubahan struktur kepemilikan tersebut masih berupa transaksi bersyarat sampai seluruh kondisi pendahuluan dipenuhi. 02 Kesepakatan melibatkan Low Tuck Kwong dan Elaine Low sebagai pihak yang mengalihkan 10.000.000.500 saham BYAN. 03 Haji Isam kini berencana memiliki sekitar 30 persen BYAN melalui PT […]

  • Final Turnamen Free Fire: Prestasi E-Sport RI Mendunia, Pemain Sebut Tetap Utamakan Sekolah

    Final Turnamen Free Fire: Prestasi E-Sport RI Mendunia, Pemain Sebut Tetap Utamakan Sekolah

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 59
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Hari ini, FreeFire tidak hanya mencari juara nasional, tetapi juga merayakan perjalanan para pemain, komunitas, dan talenta lokal Yogyakarta yang membuat… EKSPRESPOST.COM – Ajang turnamen e-sport menjadi pintu masuk generasi Z untuk tampil dan berprestasi hingga tingkat dunia. Para pegiatnya menyatakan […]

  • Dorong Hilirisasi Inovasi Ilmiah, Kemendiktisaintek Dukung Universitas Bentuk Sentra Kekayaan Intelektual

    Dorong Hilirisasi Inovasi Ilmiah, Kemendiktisaintek Dukung Universitas Bentuk Sentra Kekayaan Intelektual

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 69
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Direktur Penelitian dan Publikasi UNU Jogja Irwan Novianto menambahkan, Sentra KI akan memberi sumbangsih penting bagi penguatan ekosistem intelektual kampus… EKSPRESPOST.COM – Pemerintah mendorong perguruan tinggi memberi perlindungan hukum dan melakukan hilirisasi hasil riset dan karya ilmiah melalui pembentukan Sentra Kekayaan […]

  • Impor Kedelai Masih Diperlukan, Menko Zulhas Ungkap Alasan Harga Produksi Lokal Sulit Bersaing Secara Global

    Impor Kedelai Masih Diperlukan, Menko Zulhas Ungkap Alasan Harga Produksi Lokal Sulit Bersaing Secara Global

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 63
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kedelai Menjadi Salah Satu Pekerjaan Rumah Swasembada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan Indonesia masih mengandalkan impor kedelai untuk memenuhi kebutuhan nasional. 02 Untuk kedelai, Zulhas menyebut Indonesia mengimpor sekitar empat juta dalam konteks kebutuhan yang disampaikannya. 03 Pemerintah pada […]

  • Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Dalil Pemohon, Dokumen Penyetaraan, dan Agenda Sidang Berikutnya

    Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Dalil Pemohon, Dokumen Penyetaraan, dan Agenda Sidang Berikutnya

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 49
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perkembangan sidang akan menentukan bagaimana dalil pemohon ditanggapi dalam proses pemeriksaan MK. 02 KPU dijadwalkan memberikan jawaban, sedangkan Bawaslu dan Pihak Terkait akan menyampaikan keterangan. 03 Agenda sidang Rabu, (23/9/2026) menjadi tahapan berikutnya dalam perkara sengketa syarat pendidikan Gibran. EKSPRESPOST.COM – […]

  • Menakar 30 Kebijakan Prabowo untuk Kelas Menengah, Apa Dampaknya terhadap Pengeluaran dan Kualitas Hidup

    Menakar 30 Kebijakan Prabowo untuk Kelas Menengah, Apa Dampaknya terhadap Pengeluaran dan Kualitas Hidup

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 55
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Daftar 30 kebijakan mencakup bantuan sosial, rekening berbasis NIK, perlindungan anak digital, dan pelabelan nutrisi. 02 Pemerintah merencanakan rekening berbasis NIK bagi warga yang memasuki usia 17 tahun dengan saldo awal sekitar Rp50.000. 03 Kebijakan visa Schengen multiple-entry hingga lima tahun […]

expand_less