Memuat tanggal... Kirim Rilis
Langsung ke konten
Selasa, 22 Sep 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Anggaran Podcast Rp103 Miliar Belum Final, Kemenkop Jelaskan Posisi Dana dalam Rencana Anggaran 2027

Anggaran Podcast Rp103 Miliar Belum Final, Kemenkop Jelaskan Posisi Dana dalam Rencana Anggaran 2027

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Kemenkop memberikan klarifikasi setelah Rp103 miliar disebut sebagai anggaran podcast untuk tahun 2027.

  2. Ahmad Zabadi memastikan podcast hanya satu bagian dari kebutuhan komunikasi dan informasi publik Kementerian Koperasi.

  3. Status Rp103 miliar masih usulan sehingga belum dapat disebut sebagai anggaran final Kemenkop 2027.

EKPRESPOST.COM – Apakah label “anggaran podcast Rp103 miliar” sudah menggambarkan keseluruhan rencana belanja Kementerian Koperasi?

Mengapa kementerian menyebut podcast hanya salah satu bagian dari kebutuhan komunikasi publik?

Dan bagaimana posisi anggaran tersebut di tengah usulan tambahan Kemenkop sebesar Rp4,53 triliun untuk 2027?

Kemenkop Luruskan Persepsi Publik Mengenai Anggaran Podcast

Kementerian Koperasi memberikan klarifikasi setelah usulan anggaran Rp103 miliar dikaitkan dengan kebutuhan produksi podcast.

Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi mengatakan angka tersebut merupakan bagian dari usulan tambahan anggaran, bukan pos khusus podcast.

“Pastinya bukan hanya untuk podcast tapi juga mendukung tugas-tugas kehumasan,” ujar Ahmad Zabadi, Sekretaris Kementerian Koperasi, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Kamis, (03/09/2026).

Menurut Zabadi, podcast hanya menjadi salah satu bagian komunikasi dan informasi publik yang menjadi tugas Kementerian Koperasi.

Dengan demikian, penggunaan istilah anggaran podcast dinilai tidak mencerminkan keseluruhan fungsi yang direncanakan dalam alokasi Rp103 miliar tersebut.

Pagu Dasar Kemenkop Rp742 Miliar Belum Mencakup Usulan Tambahan

Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, pagu anggaran dasar Kementerian Koperasi untuk 2027 ditetapkan sebesar Rp742 miliar.

Kemenkop kemudian mengajukan usulan tambahan sekitar Rp4,53 triliun untuk mendukung berbagai penugasan strategis.

Rp103 miliar menjadi salah satu bagian dari usulan tambahan tersebut dan belum masuk ke dalam pagu resmi Kementerian Koperasi.

Pemberitaan sebelumnya mencatat sebagian tambahan anggaran ditujukan bagi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, termasuk pengawasan dan pendampingan senilai Rp1,25 triliun.

Usulan tambahan secara keseluruhan juga mencakup penguatan operasional dan program teknis Kementerian Koperasi.

Teknologi Informasi Menjadi Bagian Penting dari Usulan Rp103 Miliar

Zabadi menjelaskan, pengelolaan Rp103 miliar berada di bawah Biro Hubungan Masyarakat, Teknologi Informasi, dan Tata Usaha.

Ruang lingkupnya mencakup pekerjaan kehumasan, pengembangan teknologi informasi, tata usaha, serta infrastruktur pendukung.

“Kemudian pengembangan dari pengembangan teknologi informasi yang terus kita jalankan dari Kementerian Koperasi,” kata Ahmad Zabadi, Sekretaris Kementerian Koperasi.

Menurut dia, dukungan infrastruktur diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tugas kehumasan dan pemanfaatan teknologi informasi.

Kebutuhan tersebut membuat Rp103 miliar tidak dapat dipandang sebagai anggaran untuk satu produk komunikasi digital saja.

Podcast tetap menjadi salah satu instrumen komunikasi publik, tetapi bukan satu-satunya kegiatan yang dibiayai dalam usulan tersebut.

Usulan Anggaran Masih Dibahas dan Belum Menjadi Belanja Negara

Kemenkop menegaskan Rp103 miliar masih berstatus usulan tambahan dan belum menjadi bagian pagu anggaran kementerian.

Setiap rencana program akan melalui pembahasan bersama kementerian terkait sebelum mendapatkan kepastian anggaran.

Zabadi mengatakan proses tersebut melibatkan Bappenas dan Kementerian Keuangan untuk memastikan indikator pencapaian serta tata kelola terpenuhi.

“Kami perlu untuk menyampaikan bahwa Rp103 miliar menjadi bagian usulan tambahan anggaran yang disampaikan Kementerian Koperasi pada rapat kemarin itu bukan untuk podcast saja,” ujar Ahmad Zabadi.

Kemenkop juga menyatakan perhatian publik terhadap penggunaan APBN merupakan hal yang positif bagi pengawasan anggaran negara.

Zabadi menegaskan APBN merupakan uang rakyat sehingga seluruh program harus dikelola secara bertanggung jawab.

Dengan posisi tersebut, pembahasan berikutnya akan menentukan apakah usulan tambahan Kemenkop, termasuk Rp103 miliar, dapat masuk dalam anggaran 2027.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “artikel ini”?

Teknologi Informasi Menjadi Bagian Penting dari Usulan Rp103 Miliar Zabadi menjelaskan, pengelolaan Rp103 miliar berada di bawah Biro Hubungan Masyarakat, Teknologi Informasi, dan Tata Usaha.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “artikel ini”?

Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi mengatakan angka tersebut merupakan bagian dari usulan tambahan anggaran, bukan pos khusus podcast. “Pastinya bukan hanya untuk podcast tapi juga mendukung tugas-tugas kehumasan,” ujar Ahmad Zabadi, Sekretaris Kementerian Koperasi, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Kamis, (03/09/2026).

03Kapan peristiwa dalam “artikel ini” terjadi?

Zabadi mengatakan proses tersebut melibatkan Bappenas dan Kementerian Keuangan untuk memastikan indikator pencapaian serta tata kelola terpenuhi. “Kami perlu untuk menyampaikan bahwa Rp103 miliar menjadi bagian usulan tambahan anggaran yang disampaikan Kementerian Koperasi pada rapat kemarin itu bukan untuk podcast saja,” ujar Ahmad Zabadi.

04Bagaimana proses atau peristiwa dalam “artikel ini” berlangsung?

Usulan tambahan secara keseluruhan juga mencakup penguatan operasional dan program teknis Kementerian Koperasi.

05Angka penting apa yang disebut dalam “artikel ini”?

Pagu Dasar Kemenkop Rp742 Miliar Belum Mencakup Usulan Tambahan Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, pagu anggaran dasar Kementerian Koperasi untuk 2027 ditetapkan sebesar Rp742 miliar.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tata Kelola Ekspor DSI Diperkuat, Pelaku Usaha Tetap Pemilik Barang dan Kontrak Komersial Tetap Berjalan

    Tata Kelola Ekspor DSI Diperkuat, Pelaku Usaha Tetap Pemilik Barang dan Kontrak Komersial Tetap Berjalan

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 9
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 DSI menyatakan temuan anomali tidak otomatis mengubah hubungan bisnis eksportir dengan pembeli luar negeri. 02 Mekanisme pemeriksaan mencakup data PEB, sertifikat surveyor, referensi harga, beneficial ownership, hingga jejak kapal. 03 Pengawasan ekspor DSI diarahkan memperkuat transparansi transaksi komoditas SDA sekaligus meningkatkan […]

  • Persidangan Sengketa Bank OCBC Dimulai, Nasabah Lansia Ajukan Gugatan Rp4,6 Miliar atas Kredit Rp1 Miliar

    Persidangan Sengketa Bank OCBC Dimulai, Nasabah Lansia Ajukan Gugatan Rp4,6 Miliar atas Kredit Rp1 Miliar

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Posisi Bank OCBC masih menunggu jawaban dalam persidangan karena tanggapan substantif belum disampaikan kepada publik. 02 Pengadilan akan menguji bukti dan dalil para pihak mengenai pencairan kredit Rp1 miliar serta perpindahan dana tersebut. 03 Perkara Syahwan menunjukkan sengketa transaksi digital dapat […]

  • Beda Pilihan Politik Haruskah Putus Pertemanan? Gen Z Dihadapkan Dilema Cut Off

    Beda Pilihan Politik Haruskah Putus Pertemanan? Gen Z Dihadapkan Dilema Cut Off

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 49
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Beda pilihan politik tak harus berujung cut off. Gen Z perlu membedakan perbedaan pandangan dengan perilaku yang benar-benar merusak hubungan. 02 Polarisasi bisa makin tajam jika perbedaan politik dianggap sebagai konflik personal. Kondisi ini berisiko menciptakan jarak sosial dan konflik laten. […]

  • Luna Maya Klarifikasi Isu Hamil dan Jelaskan Perubahan Tubuhnya

    Luna Maya Klarifikasi Isu Hamil dan Jelaskan Perubahan Tubuhnya

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Baca berita lengkap mengenai Luna Maya klarifikasi isu hamil setelah penampilan tubuhnya disorot netizen, lengkap dengan fakta pernikahan dan rencana.

  • Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

    Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Karier Nusron Berawal dari Kampus dan Dunia Jurnalistik Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid lahir di Kudus pada 12 Oktober 1973 dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di wilayah tersebut. 02 "KPK menduga empat dari delapan tersangka merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN […]

  • OJK Bentuk Working Group Pembiayaan UMKM, Total Penyaluran Tembus Rp1.948,72 Triliun

    OJK Bentuk Working Group Pembiayaan UMKM, Total Penyaluran Tembus Rp1.948,72 Triliun

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Telegraf – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membentuk Working Group Akselerasi dan Peningkatan Efektivitas Pembiayaan UMKM bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian UMKM, serta kementerian/lembaga dan industri jasa keuangan untuk mempercepat penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah tersebut diumumkan dalam pembukaan UMKM Finance Summit 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026), sebagai […]

expand_less