Memuat tanggal... Kirim Rilis
Minggu, 8 Nov 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Anggaran Podcast Rp103 Miliar Belum Final, Kemenkop Jelaskan Posisi Dana dalam Rencana Anggaran 2027

Anggaran Podcast Rp103 Miliar Belum Final, Kemenkop Jelaskan Posisi Dana dalam Rencana Anggaran 2027

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 57
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Kemenkop memberikan klarifikasi setelah Rp103 miliar disebut sebagai anggaran podcast untuk tahun 2027.

  2. Ahmad Zabadi memastikan podcast hanya satu bagian dari kebutuhan komunikasi dan informasi publik Kementerian Koperasi.

  3. Status Rp103 miliar masih usulan sehingga belum dapat disebut sebagai anggaran final Kemenkop 2027.

EKPRESPOST.COM – Apakah label “anggaran podcast Rp103 miliar” sudah menggambarkan keseluruhan rencana belanja Kementerian Koperasi?

Mengapa kementerian menyebut podcast hanya salah satu bagian dari kebutuhan komunikasi publik?

Dan bagaimana posisi anggaran tersebut di tengah usulan tambahan Kemenkop sebesar Rp4,53 triliun untuk 2027?

Kemenkop Luruskan Persepsi Publik Mengenai Anggaran Podcast

Kementerian Koperasi memberikan klarifikasi setelah usulan anggaran Rp103 miliar dikaitkan dengan kebutuhan produksi podcast.

Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi mengatakan angka tersebut merupakan bagian dari usulan tambahan anggaran, bukan pos khusus podcast.

“Pastinya bukan hanya untuk podcast tapi juga mendukung tugas-tugas kehumasan,” ujar Ahmad Zabadi, Sekretaris Kementerian Koperasi, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Kamis, (03/09/2026).

Menurut Zabadi, podcast hanya menjadi salah satu bagian komunikasi dan informasi publik yang menjadi tugas Kementerian Koperasi.

Dengan demikian, penggunaan istilah anggaran podcast dinilai tidak mencerminkan keseluruhan fungsi yang direncanakan dalam alokasi Rp103 miliar tersebut.

Pagu Dasar Kemenkop Rp742 Miliar Belum Mencakup Usulan Tambahan

Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, pagu anggaran dasar Kementerian Koperasi untuk 2027 ditetapkan sebesar Rp742 miliar.

Kemenkop kemudian mengajukan usulan tambahan sekitar Rp4,53 triliun untuk mendukung berbagai penugasan strategis.

Rp103 miliar menjadi salah satu bagian dari usulan tambahan tersebut dan belum masuk ke dalam pagu resmi Kementerian Koperasi.

Pemberitaan sebelumnya mencatat sebagian tambahan anggaran ditujukan bagi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, termasuk pengawasan dan pendampingan senilai Rp1,25 triliun.

Usulan tambahan secara keseluruhan juga mencakup penguatan operasional dan program teknis Kementerian Koperasi.

Teknologi Informasi Menjadi Bagian Penting dari Usulan Rp103 Miliar

Zabadi menjelaskan, pengelolaan Rp103 miliar berada di bawah Biro Hubungan Masyarakat, Teknologi Informasi, dan Tata Usaha.

Ruang lingkupnya mencakup pekerjaan kehumasan, pengembangan teknologi informasi, tata usaha, serta infrastruktur pendukung.

“Kemudian pengembangan dari pengembangan teknologi informasi yang terus kita jalankan dari Kementerian Koperasi,” kata Ahmad Zabadi, Sekretaris Kementerian Koperasi.

Menurut dia, dukungan infrastruktur diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tugas kehumasan dan pemanfaatan teknologi informasi.

Kebutuhan tersebut membuat Rp103 miliar tidak dapat dipandang sebagai anggaran untuk satu produk komunikasi digital saja.

Podcast tetap menjadi salah satu instrumen komunikasi publik, tetapi bukan satu-satunya kegiatan yang dibiayai dalam usulan tersebut.

Usulan Anggaran Masih Dibahas dan Belum Menjadi Belanja Negara

Kemenkop menegaskan Rp103 miliar masih berstatus usulan tambahan dan belum menjadi bagian pagu anggaran kementerian.

Setiap rencana program akan melalui pembahasan bersama kementerian terkait sebelum mendapatkan kepastian anggaran.

Zabadi mengatakan proses tersebut melibatkan Bappenas dan Kementerian Keuangan untuk memastikan indikator pencapaian serta tata kelola terpenuhi.

“Kami perlu untuk menyampaikan bahwa Rp103 miliar menjadi bagian usulan tambahan anggaran yang disampaikan Kementerian Koperasi pada rapat kemarin itu bukan untuk podcast saja,” ujar Ahmad Zabadi.

Kemenkop juga menyatakan perhatian publik terhadap penggunaan APBN merupakan hal yang positif bagi pengawasan anggaran negara.

Zabadi menegaskan APBN merupakan uang rakyat sehingga seluruh program harus dikelola secara bertanggung jawab.

Dengan posisi tersebut, pembahasan berikutnya akan menentukan apakah usulan tambahan Kemenkop, termasuk Rp103 miliar, dapat masuk dalam anggaran 2027.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “artikel ini”?

Teknologi Informasi Menjadi Bagian Penting dari Usulan Rp103 Miliar Zabadi menjelaskan, pengelolaan Rp103 miliar berada di bawah Biro Hubungan Masyarakat, Teknologi Informasi, dan Tata Usaha.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “artikel ini”?

Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi mengatakan angka tersebut merupakan bagian dari usulan tambahan anggaran, bukan pos khusus podcast. “Pastinya bukan hanya untuk podcast tapi juga mendukung tugas-tugas kehumasan,” ujar Ahmad Zabadi, Sekretaris Kementerian Koperasi, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Kamis, (03/09/2026).

03Kapan peristiwa dalam “artikel ini” terjadi?

Zabadi mengatakan proses tersebut melibatkan Bappenas dan Kementerian Keuangan untuk memastikan indikator pencapaian serta tata kelola terpenuhi. “Kami perlu untuk menyampaikan bahwa Rp103 miliar menjadi bagian usulan tambahan anggaran yang disampaikan Kementerian Koperasi pada rapat kemarin itu bukan untuk podcast saja,” ujar Ahmad Zabadi.

04Bagaimana proses atau peristiwa dalam “artikel ini” berlangsung?

Usulan tambahan secara keseluruhan juga mencakup penguatan operasional dan program teknis Kementerian Koperasi.

05Angka penting apa yang disebut dalam “artikel ini”?

Pagu Dasar Kemenkop Rp742 Miliar Belum Mencakup Usulan Tambahan Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, pagu anggaran dasar Kementerian Koperasi untuk 2027 ditetapkan sebesar Rp742 miliar.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasai 24% Pangsa Pasar KPR Subsidi, Bank BSN Permudah Pengemudi Ojol Hingga Pedagang Kelontong Miliki Rumah Impian

    Kuasai 24% Pangsa Pasar KPR Subsidi, Bank BSN Permudah Pengemudi Ojol Hingga Pedagang Kelontong Miliki Rumah Impian

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Telegraf – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) terus memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi. Hingga Juli 2026, perseroan menguasai sekitar 24 persen pangsa pasar KPR Subsidi nasional dan menegaskan komitmennya menghadirkan pembiayaan yang inklusif bagi berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pekerja formal, pelaku usaha mikro, […]

  • PROPAMI Cup VII 2026 Digelar, Profesional Pasar Modal Adu Sportivitas di Lapangan Hijau

    PROPAMI Cup VII 2026 Digelar, Profesional Pasar Modal Adu Sportivitas di Lapangan Hijau

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Frasa sederhana itu merangkum seluruh filosofi yang ingin dibangun PROPAMI—organisasi profesi yang sejak 9 Agustus 2010 terus memperkuat kolaborasi… EKSPRESPOST.COM – Tidak ada yang lebih menceritakan tentang ekosistem industri selain momen-momen di luar ruang sidang, ruang rapat, atau ruang dealing. Itulah […]

  • Rusal Siapkan Investasi Hilirisasi Bauksit Kalimantan, Pemerintah Tunggu FS Sebelum Buka Nilai Proyek

    Rusal Siapkan Investasi Hilirisasi Bauksit Kalimantan, Pemerintah Tunggu FS Sebelum Buka Nilai Proyek

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 74
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perizinan proyek hilirisasi bauksit korporasi Rusia Rusal di Kalimantan disebut hampir memasuki tahap final. 02 Rusal akan mengolah bauksit menjadi alumina melalui kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha dalam negeri. 03 Nilai investasi serta mitra lokal belum diungkap karena pemerintah masih menunggu […]

  • Kolaborasi Mahasiswa Tiga Prodi STAI Al-Anwar Sarang Berhasil Kembangkan Kurikulum Madin di Temanggung

    Kolaborasi Mahasiswa Tiga Prodi STAI Al-Anwar Sarang Berhasil Kembangkan Kurikulum Madin di Temanggung

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 136
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Mahasiswa dari tiga program studi STAI Al-Anwar Sarang, yakni IAT, PGMI, dan PM, melaksanakan program pemberdayaan dan pendampingan pendidikan Islam melalui pengembangan Madrasah Diniyah (Madin) di Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. 02 Program yang diinisiasi berdasarkan temuan masalah kurikulum tradisional […]

  • Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak Belum Ditemukan

    Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak Belum Ditemukan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 57
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pencarian kini memasuki fase pemantauan sambil menunggu hasil identifikasi dan informasi baru yang dapat diverifikasi. 02 Hingga hari terakhir, belum ditemukan objek yang dapat mengonfirmasi posisi kapal atau delapan orang di dalamnya. 03 Hilangnya KM Arupadatu I menjadi perhatian setelah kapal […]

  • Kehilangan Saldo Rp6 Juta di BCA, Dua Transaksi Misterius Picu Sorotan Keamanan Perbankan Digital

    Kehilangan Saldo Rp6 Juta di BCA, Dua Transaksi Misterius Picu Sorotan Keamanan Perbankan Digital

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Nasabah tetap memperjuangkan dana Rp6 juta dan membuka opsi penyelesaian sengketa melalui mekanisme sektor jasa keuangan. 02 BCA mempertahankan posisi bahwa transaksi sah berdasarkan penggunaan BCA ID dan PIN yang benar. 03 Kasus Bambang mempertemukan tiga isu utama: keamanan transaksi QRIS, […]

expand_less