Editorial Policy
Editorial Policy Eksprespost.com
Terakhir diperbarui: 25 Agustus 2026
1. Pendahuluan
Eksprespost.com adalah media online yang berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, independen, berimbang, dan bertanggung jawab kepada publik.
Kebijakan Editorial ini menjadi pedoman bagi seluruh jajaran redaksi, editor, reporter, kontributor, fotografer, videografer, serta pihak lain yang terlibat dalam proses produksi dan publikasi konten di Eksprespost.com.
Dalam menjalankan kegiatan jurnalistik, Eksprespost.com mengedepankan kepentingan publik, profesionalisme, transparansi, akurasi, keberimbangan, serta penghormatan terhadap hukum dan etika jurnalistik yang berlaku di Indonesia.
2. Prinsip Dasar Editorial
Eksprespost.com menjalankan kegiatan editorial berdasarkan prinsip:
Akurasi
Setiap informasi yang dipublikasikan harus melalui proses verifikasi yang memadai.
Nama, jabatan, lokasi, waktu, angka, data, kutipan, dokumen, serta informasi penting lainnya harus diperiksa sebelum diterbitkan.
Apabila ditemukan kekeliruan setelah publikasi, redaksi akan melakukan koreksi secara proporsional dan transparan.
Independensi
Keputusan editorial berada di bawah kewenangan redaksi dan tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan politik, bisnis, pengiklan, sponsor, narasumber, pemilik kepentingan, maupun pihak eksternal lainnya.
Kerja sama komersial tidak boleh menentukan kesimpulan sebuah pemberitaan jurnalistik.
Keberimbangan
Dalam pemberitaan yang mengandung tuduhan, sengketa, kontroversi, atau kepentingan dari lebih dari satu pihak, Eksprespost.com berupaya memberikan ruang yang proporsional kepada pihak-pihak terkait.
Keberimbangan tidak selalu berarti memberikan porsi yang sama, tetapi memberikan kesempatan yang wajar untuk menjelaskan posisi masing-masing berdasarkan fakta yang tersedia.
Kepentingan Publik
Eksprespost.com memprioritaskan informasi yang memiliki nilai kepentingan publik, antara lain:
- kebijakan pemerintah;
- ekonomi dan bisnis;
- hukum;
- politik;
- keamanan;
- pendidikan;
- kesehatan;
- lingkungan;
- sosial;
- kebudayaan;
- olahraga;
- hiburan;
- teknologi;
- gaya hidup;
- serta perkembangan nasional dan internasional.
Transparansi
Apabila terdapat potensi konflik kepentingan yang relevan dengan suatu pemberitaan, redaksi dapat mengungkapkannya kepada pembaca apabila dinilai diperlukan.
3. Standar Verifikasi Informasi
Sebelum sebuah berita dipublikasikan, redaksi berupaya memastikan informasi berasal dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sumber tersebut dapat berupa:
- wawancara langsung;
- keterangan resmi;
- dokumen pemerintah;
- lembaga negara;
- data perusahaan;
- dokumen pengadilan;
- laporan lembaga kredibel;
- hasil penelitian;
- laporan lapangan;
- kantor berita;
- media kredibel;
- dokumentasi audio atau visual;
- serta sumber digital yang telah diverifikasi.
Informasi yang berasal dari media sosial tidak otomatis dianggap sebagai fakta.
Redaksi harus mempertimbangkan identitas sumber, konteks unggahan, waktu publikasi, lokasi, keaslian materi, serta bukti pendukung lainnya.
4. Sumber Anonim
Eksprespost.com pada prinsipnya mengutamakan sumber yang dapat disebutkan identitasnya.
Namun, penggunaan sumber anonim dapat dilakukan apabila:
- informasi memiliki kepentingan publik yang kuat;
- sumber menghadapi risiko keselamatan, pekerjaan, hukum, atau keamanan;
- informasi tidak dapat diperoleh secara wajar dari sumber terbuka;
- identitas sumber diketahui oleh redaksi;
- informasi telah melalui proses verifikasi tambahan.
Keputusan penggunaan sumber anonim berada di bawah pertimbangan editor.
5. Hak Jawab
Eksprespost.com menghormati hak jawab setiap orang, organisasi, perusahaan, maupun institusi yang merasa dirugikan oleh suatu pemberitaan.
Permohonan hak jawab akan ditangani berdasarkan substansi permasalahan serta ketentuan peraturan perundang-undangan dan etika jurnalistik yang berlaku.
Hak jawab yang memenuhi ketentuan akan dipublikasikan secara proporsional.
6. Koreksi dan Perbaikan Berita
Eksprespost.com berkomitmen memperbaiki kesalahan faktual secara cepat dan terbuka.
Koreksi dapat dilakukan terhadap:
- nama;
- jabatan;
- tanggal;
- lokasi;
- angka;
- kutipan;
- konteks;
- data;
- foto;
- video;
- maupun informasi faktual lainnya.
Apabila perubahan bersifat substantif, redaksi dapat menambahkan catatan koreksi atau pembaruan pada artikel.
Perubahan kecil yang hanya berkaitan dengan tata bahasa, ejaan, atau tipografi dapat dilakukan tanpa catatan koreksi khusus.
7. Pembaruan Berita
Berita dapat diperbarui apabila terdapat perkembangan informasi baru.
Artikel yang diperbarui dapat mencantumkan waktu pembaruan.
Informasi baru yang secara signifikan mengubah konteks pemberitaan dapat dimasukkan ke dalam artikel atau diterbitkan dalam berita lanjutan.
8. Pencabutan Konten
Eksprespost.com pada prinsipnya tidak menghapus artikel hanya karena pihak tertentu merasa tidak nyaman dengan pemberitaan yang benar dan memiliki kepentingan publik.
Pencabutan atau penghapusan konten dapat dipertimbangkan apabila:
- terdapat putusan hukum yang mengikat;
- artikel terbukti mengandung kesalahan fatal;
- publikasi melanggar hukum;
- terdapat risiko keselamatan yang serius;
- konten diterbitkan akibat kesalahan teknis;
- atau terdapat alasan editorial luar biasa lainnya.
Keputusan pencabutan konten dilakukan oleh pimpinan redaksi atau editor yang berwenang.
9. Judul Berita
Judul harus merepresentasikan isi artikel secara akurat.
Eksprespost.com dapat menggunakan judul yang menarik dan kompetitif untuk kebutuhan distribusi digital, tetapi judul tidak boleh:
- menyesatkan pembaca;
- memutarbalikkan fakta;
- memuat tuduhan yang tidak didukung isi berita;
- menimbulkan kesimpulan yang bertentangan dengan fakta;
- atau mengeksploitasi tragedi secara tidak patut.
10. Foto, Video, dan Materi Visual
Foto dan video harus digunakan sesuai konteks pemberitaan.
Redaksi tidak diperkenankan melakukan manipulasi visual yang mengubah makna faktual sebuah peristiwa.
Penyuntingan teknis seperti cropping, pencahayaan, ukuran, kompresi, atau penyesuaian warna diperbolehkan sepanjang tidak mengubah substansi fakta.
Foto ilustrasi harus diberi keterangan sebagai ilustrasi apabila berpotensi menimbulkan salah persepsi.
11. Konten dari Media Sosial
Eksprespost.com dapat menggunakan konten media sosial sebagai bagian dari pemberitaan apabila memiliki relevansi jurnalistik.
Sebelum digunakan, redaksi mempertimbangkan:
- keaslian akun;
- keaslian konten;
- konteks publikasi;
- kemungkinan manipulasi;
- hak privasi;
- serta kepentingan publik.
Informasi viral tidak otomatis dianggap benar.
12. Privasi
Eksprespost.com menghormati hak privasi individu.
Informasi pribadi hanya dipublikasikan apabila relevan dengan kepentingan publik.
Redaksi memberikan perhatian khusus dalam pemberitaan yang melibatkan:
- anak;
- korban kekerasan seksual;
- korban perdagangan manusia;
- korban kejahatan;
- individu dalam kondisi rentan;
- serta informasi pribadi yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
13. Perlindungan Anak
Identitas anak yang menjadi korban kejahatan, kekerasan seksual, eksploitasi, atau berada dalam situasi hukum tertentu harus dilindungi sesuai ketentuan yang berlaku.
Nama, alamat, sekolah, wajah, maupun informasi lain yang dapat mengarah pada identifikasi anak dapat disamarkan apabila diperlukan.
14. Pemberitaan Kriminal dan Hukum
Dalam pemberitaan perkara pidana, Eksprespost.com menghormati asas praduga tak bersalah.
Istilah seperti tersangka, terdakwa, terpidana, saksi, maupun status hukum lainnya harus digunakan secara tepat.
Redaksi berupaya membedakan dengan jelas antara:
- fakta;
- tuduhan;
- pendapat;
- proses penyelidikan;
- proses penyidikan;
- tuntutan;
- dan putusan pengadilan.
15. Konflik Kepentingan
Jurnalis dan editor Eksprespost.com harus menghindari konflik kepentingan yang dapat memengaruhi independensi pemberitaan.
Konflik kepentingan dapat meliputi:
- kepentingan bisnis;
- hubungan keluarga;
- kepentingan politik;
- hubungan profesional;
- kepemilikan investasi;
- maupun hubungan lainnya yang relevan dengan objek pemberitaan.
Apabila konflik kepentingan tidak dapat dihindari, redaksi dapat menunjuk jurnalis atau editor lain untuk menangani pemberitaan tersebut.
16. Hadiah dan Fasilitas
Jurnalis Eksprespost.com tidak diperkenankan menerima imbalan yang dapat memengaruhi isi pemberitaan.
Fasilitas perjalanan, akomodasi, undangan acara, produk untuk ulasan, atau bentuk dukungan lainnya harus diperlakukan secara profesional dan tidak menjadi jaminan pemberitaan positif.
17. Pemisahan Editorial dan Komersial
Eksprespost.com membedakan konten jurnalistik dengan konten komersial.
Materi komersial dapat berbentuk:
- advertorial;
- sponsored content;
- branded content;
- native advertising;
- press release berbayar;
- partnership content;
- maupun bentuk kerja sama lainnya.
Konten tersebut harus diberikan penanda yang sesuai agar pembaca dapat membedakannya dari karya jurnalistik independen.
Penanda dapat berupa:
Advertorial, Sponsored, Partner Content, Branded Content, Press Release, atau keterangan sejenis.
18. Press Release
Eksprespost.com dapat menerima dan mempublikasikan siaran pers dari perusahaan, lembaga pemerintah, organisasi, komunitas, maupun pihak lainnya.
Siaran pers dapat:
- diterbitkan sebagaimana materi yang diterima;
- disunting untuk gaya bahasa;
- dikembangkan menjadi berita;
- diverifikasi dengan sumber tambahan;
- atau ditolak apabila tidak memenuhi standar publikasi.
Jika konten merupakan publikasi press release atau konten kerja sama, redaksi dapat memberikan label yang sesuai.
19. Advertorial dan Sponsored Content
Advertorial adalah konten yang diterbitkan berdasarkan kerja sama komersial.
Isi advertorial tetap tidak diperbolehkan:
- mengandung informasi palsu;
- mencemarkan nama baik;
- melanggar hukum;
- mempromosikan aktivitas ilegal;
- menyebarkan kebencian;
- atau menyesatkan publik.
Eksprespost.com berhak menolak materi advertorial yang tidak memenuhi standar publikasi.
20. Opini dan Kolom
Artikel opini mencerminkan pandangan penulis dan tidak selalu mencerminkan pandangan redaksi Eksprespost.com.
Konten opini harus dibedakan secara jelas dari berita.
Redaksi berhak melakukan penyuntingan terhadap judul, tata bahasa, panjang tulisan, serta aspek editorial lainnya tanpa mengubah substansi utama pendapat penulis.
21. Artificial Intelligence dan Teknologi Otomatisasi
Eksprespost.com dapat menggunakan teknologi artificial intelligence dan perangkat otomatisasi untuk mendukung pekerjaan redaksi, antara lain:
- riset awal;
- transkripsi;
- penerjemahan;
- pengelompokan data;
- penyuntingan bahasa;
- pembuatan ringkasan;
- pengolahan metadata;
- optimasi SEO;
- dan dukungan produksi konten.
Namun, konten jurnalistik yang menggunakan bantuan AI tetap berada di bawah tanggung jawab manusia.
AI tidak dianggap sebagai sumber fakta.
Informasi yang dihasilkan dengan bantuan AI harus melalui pemeriksaan sebelum dipublikasikan.
22. Konten Sindikasi dan Jaringan Media
Eksprespost.com dapat melakukan distribusi, sindikasi, pertukaran, agregasi, dan publikasi ulang konten dalam jaringan media yang bekerja sama.
Konten dapat disesuaikan dengan kebutuhan kanal, rubrik, wilayah, atau karakter pembaca masing-masing media tanpa mengubah substansi faktualnya.
Atribusi sumber dapat dicantumkan sesuai kebijakan editorial dan skema kerja sama yang berlaku.
23. Agregasi Konten Antar-Rubrik
Konten tertentu dapat didistribusikan ke lebih dari satu rubrik atau kanal apabila memiliki relevansi dengan audiens masing-masing.
Misalnya, sebuah berita ekonomi nasional dapat ditampilkan pada kanal:
- Nasional;
- Ekonomi;
- Bisnis;
- Regional;
- maupun kanal lain yang relevan.
Distribusi tersebut merupakan bagian dari strategi editorial dan tidak berarti terdapat perubahan substansi berita.
24. Plagiarisme
Eksprespost.com tidak membenarkan plagiarisme.
Informasi, kutipan, data, foto, video, atau materi dari pihak lain harus digunakan secara patut dengan mencantumkan atribusi apabila diperlukan.
Redaksi dapat melakukan tindakan editorial terhadap kontributor atau penulis yang terbukti melakukan plagiarisme.
25. Diskriminasi dan Ujaran Kebencian
Eksprespost.com tidak mempublikasikan konten yang secara sengaja mendorong kebencian atau kekerasan terhadap individu maupun kelompok berdasarkan identitas tertentu.
Penyebutan identitas seseorang hanya dilakukan apabila relevan dengan konteks jurnalistik.
26. Berita Bohong dan Disinformasi
Eksprespost.com tidak secara sengaja menerbitkan informasi palsu atau menyesatkan.
Apabila terdapat klaim yang belum terbukti, artikel harus memberikan konteks yang jelas mengenai status klaim tersebut.
Redaksi dapat melakukan pemeriksaan fakta terhadap informasi yang beredar di ruang publik.
27. Konten Sensitif
Pemberitaan mengenai kematian, kecelakaan, bencana, kekerasan, konflik, atau tragedi harus mempertimbangkan kepentingan publik sekaligus martabat korban dan keluarga.
Foto atau video yang sangat grafis tidak dipublikasikan tanpa alasan jurnalistik yang kuat.
28. Hak Cipta
Eksprespost.com menghormati hak kekayaan intelektual.
Penggunaan materi milik pihak lain harus mengikuti ketentuan hukum, lisensi, izin penggunaan, prinsip atribusi, atau pengecualian yang diperbolehkan berdasarkan hukum.
Pihak yang memiliki keberatan terkait hak cipta dapat menghubungi redaksi untuk meminta peninjauan.
29. Moderasi Komentar
Apabila Eksprespost.com menyediakan ruang komentar, redaksi berhak melakukan moderasi.
Komentar dapat dihapus apabila mengandung:
- spam;
- ancaman;
- pornografi;
- ujaran kebencian;
- promosi ilegal;
- pencemaran nama baik;
- penyebaran data pribadi;
- atau pelanggaran hukum lainnya.
30. Tanggung Jawab Redaksi
Setiap konten yang diterbitkan berada di bawah sistem tanggung jawab editorial Eksprespost.com sesuai struktur organisasi redaksi.
Editor memiliki kewenangan:
- menyunting;
- menunda;
- menolak;
- memperbarui;
- mengoreksi;
- atau mencabut konten;
apabila diperlukan untuk menjaga standar editorial.
31. Pedoman Hukum dan Etika
Dalam menjalankan aktivitas jurnalistik, Eksprespost.com berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta prinsip-prinsip jurnalistik yang berlaku di Indonesia.
Kebijakan editorial dapat disesuaikan dari waktu ke waktu mengikuti perkembangan regulasi, teknologi, model distribusi media, serta praktik jurnalistik digital.
32. Pengaduan Editorial
Pembaca yang menemukan dugaan kesalahan berita, ketidakakuratan informasi, persoalan hak jawab, hak koreksi, atau masalah editorial lainnya dapat menghubungi Eksprespost.com melalui kanal kontak resmi yang tersedia di website.
Permohonan sebaiknya menyertakan:
- URL artikel;
- judul artikel;
- bagian yang dipermasalahkan;
- alasan keberatan;
- data atau bukti pendukung;
- identitas dan kontak pemohon.
Redaksi akan meninjau laporan berdasarkan informasi yang tersedia.
33. Perubahan Editorial Policy
Eksprespost.com dapat memperbarui Editorial Policy ini sewaktu-waktu.
Perubahan dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan standar jurnalistik, regulasi, teknologi, struktur jaringan media, serta kebutuhan operasional redaksi.
Versi terbaru akan dipublikasikan di halaman resmi Eksprespost.com.
Eksprespost.com
Cepat Mengabarkan, Akurat Memberitakan




