Memuat tanggal... Kirim Rilis
Headline
Trending
Beranda » Pers Rilis » CGTN: Tiongkok Berkomitmen Jadikan AI sebagai Penggerak Kemakmuran Bersama di Tengah Melebarnya Kesenjangan AI Global

CGTN: Tiongkok Berkomitmen Jadikan AI sebagai Penggerak Kemakmuran Bersama di Tengah Melebarnya Kesenjangan AI Global

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SHANGHAI, 20 Juli 2026 /PRNewswire/ — Ketika Pakistan memasuki musim hujan tahunannya, kemampuan memprediksi cuaca dengan akurat menjadi kunci untuk melindungi keselamatan masyarakat dan mengurangi dampak terhadap mata pencaharian. Berkat dukungan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), sistem meteorologi MAZU yang dikembangkan Tiongkok kini membantu Pakistan mendeteksi potensi cuaca ekstrem secara lebih dini dan menyampaikan peringatan secara lebih dini.

"Dengan menggunakan platform ini, kami dapat memprediksi banjir, kekeringan, dan berbagai cuaca ekstrem lainnya secara lebih akurat," ujar Kepala Departemen Riset dan Pengembangan Badan Meteorologi Pakistan, Furrukh Bashir. "Kami berharap semakin banyak inovasi seperti ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di berbagai negara."

Penerapan sistem MAZU di sejumlah negara menunjukkan bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk menjawab berbagai tantangan global. Melalui model AI sumber terbuka (open source), kerja sama teknologi, dan berbagai inisiatif internasional, Tiongkok berupaya memperluas akses teknologi AI agar manfaatnya dapat dirasakan oleh semakin banyak negara.

Saat membuka World Artificial Intelligence Conference 2026 dan High-Level Meeting on Global AI Governance di Shanghai, Jumat, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengajak seluruh negara mengedepankan pendekatan yang berpihak pada manusia, serta bekerja sama membangun tata kelola AI global yang adil dan inklusif.

"Tiongkok, sebagai negara besar yang bertanggung jawab, senantiasa berkomitmen menyediakan barang publik internasional di bidang AI," kata Xi.

Membuka Akses AI sebagai Peluang Bersama

Dalam kesempatan tersebut, Xi mengumumkan sejumlah langkah untuk memperkuat pengembangan AI secara global. Di antaranya, bantuan untuk 30 negara dalam pemanfaatan sistem meteorologi MAZU, menyediakan 5.000 kesempatan pelatihan AI bagi negara-negara berkembang dalam lima tahun ke depan, serta membentuk pusat kerja sama internasional untuk penerapan AI bersama ASEAN, Liga Arab, Uni Afrika, Komunitas Negara-Negara Amerika Latin dan Karibia (CELAC), Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), dan BRICS.

Selain itu, Tiongkok terus mendorong pengembangan model AI sumber terbuka sebagai upaya menciptakan ekosistem AI global yang lebih inklusif.

Model AI asal Tiongkok seperti DeepSeek dan Qwen milik Alibaba mendapat perhatian luas karena menawarkan efisiensi tinggi, biaya yang lebih terjangkau, serta bersifat terbuka. Kombinasi tersebut membantu pengembang dan pelaku usaha mengadopsi teknologi AI dengan biaya yang lebih rendah. Data resmi menunjukkan jumlah unduhan kumulatif model AI sumber terbuka dari Tiongkok kini telah melampaui 10 miliar di seluruh dunia.

Di Afrika, misalnya, pendekatan sumber terbuka yang diterapkan DeepSeek mendukung para pengembang mengunduh, memodifikasi, dan menyempurnakan sistem AI sesuai kebutuhan. Pendekatan tersebut turut memperkuat kapasitas digital lokal sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang dikembangkan oleh talenta setempat.

Dari sisi biaya, model tersebut juga dinilai jauh lebih efisien. Dengan tarif hanya US$0,27 per satu juta token input dan US$1,10 per satu juta token output, DeepSeek memangkas hambatan biaya lebih dari 90% dibandingkan sejumlah model AI buatan negara-negara Barat yang banyak digunakan saat ini. Kondisi ini membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha maupun pengguna di Afrika untuk ikut serta dalam transformasi digital.

"Tiongkok sebagai negara berkembang memahami aspirasi banyak negara di kawasan Global South untuk mempercepat pembangunan ekonomi dan kemajuan teknologi," ujar Wakil Direktur Institute for World Peace and Security Studies di China Institute of International Studies, Zhang Weiwei.

Menurut Zhang, model AI sumber terbuka yang dikembangkan Tiongkok membantu berbagai negara membangun aplikasi AI dengan lebih cepat dan biaya yang lebih rendah sehingga semakin banyak negara berkembang dapat menikmati manfaat kemajuan teknologi.

Mendorong Kerja Sama Global untuk Menutup Kesenjangan AI

Pesatnya perkembangan AI juga diikuti oleh kesenjangan kemampuan AI antarnegara yang bertambah lebar. Digital Progress and Trends Report 2025 yang diterbitkan Bank Dunia menunjukkan masih terdapat kesenjangan besar antara negara berpendapatan tinggi dan negara berpendapatan menengah maupun rendah, baik dari sisi pengembangan sistem AI maupun kapasitas komputasi. Sementara itu, kapasitas pusat data global masih terkonsentrasi di negara-negara maju, sedangkan Afrika hanya memiliki kurang dari satu 1% dari total kapasitas dunia.

Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, Xi mengajak seluruh negara membantu negara-negara berkembang meningkatkan kapasitas AI, memperkecil kesenjangan digital, serta membangun kerangka tata kelola global yang dapat diterima secara luas agar teknologi baru benar-benar memberi manfaat bagi seluruh umat manusia.

Selama beberapa tahun terakhir, Tiongkok secara konsisten mendorong terbentuknya tata kelola AI global yang lebih adil dan inklusif. Pada 2023, Tiongkok meluncurkan "Global AI Governance Initiative", disusul "AI Capacity-Building Action Plan for Good and for All" pada 2024 serta "AI+ International Cooperation Initiative" pada 2025. Berbagai inisiatif tersebut bertujuan mendorong pengembangan AI yang bertanggung jawab dan memperkecil kesenjangan digital.

Tiongkok juga memperluas kerja sama internasional melalui pembentukan Center for Global AI Innovative Governance (CGAIG) dan Group of Friends for International Cooperation on AI Capacity Building. Kedua platform tersebut menjadi wadah bagi berbagai negara untuk memperkuat dialog, berbagi pengetahuan, dan meningkatkan kapasitas di bidang AI.

Penandatanganan perjanjian pembentukan World Artificial Intelligence Cooperation Organization di Shanghai pada Kamis lalu menjadi langkah penting berikutnya dalam memperkuat kolaborasi global sekaligus mendorong pengembangan kecerdasan artifisial yang aman, adil, dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

Melalui pengembangan model AI sumber terbuka, penyelenggaraan program pelatihan, hingga berbagai inisiatif tata kelola global, Tiongkok ingin menjadikan kecerdasan buatan sebagai penggerak inovasi dan pembangunan bersama. Tujuannya, manfaat teknologi transformatif yang selama ini lebih banyak dinikmati oleh segelintir pihak dapat menjangkau lebih banyak negara dan masyarakat di seluruh dunia.

https://news.cgtn.com/news/2026-07-17/China-vows-to-make-AI-a-driver-for-shared-prosperity-amid-AI-gap-1OQR3INoGdy/p.html

  • Penulis: Tim EkspresPost

Rekomendasi Untuk Anda

  • SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

    SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Bagaimana SapuLangit Media Center membaca perubahan kebutuhan informasi publik di tengah pertumbuhan media digital yang semakin tersegmentasi? Mengapa kesehatan, pariwisata, dan lingkungan hidup dipilih sebagai fokus ekspansi, serta bagaimana media…

  • Aksi Massa di Belitung Timur Ganggu Operasional, PT Timah Aktifkan Emergency Response

    Aksi Massa di Belitung Timur Ganggu Operasional, PT Timah Aktifkan Emergency Response

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Telegraf – PT Timah (Persero) Tbk mengaktifkan Rencana Tanggap Darurat (Emergency Response Plan) setelah aksi massa yang terjadi di Kabupaten Belitung Timur mengganggu aktivitas operasional perusahaan. Hingga kini, sebagian kegiatan operasional di wilayah Belitung masih belum berjalan normal. Corporate Secretary PT Timah Ruddy Nursalam mengatakan perusahaan telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari evakuasi […]

  • Artis Italia LeiKiè Perkenalkan PAPgame Dalam Video Musik Terbaru Saat Not Just Music Memperluas Merek PAPmusic.

    Artis Italia LeiKiè Perkenalkan PAPgame Dalam Video Musik Terbaru Saat Not Just Music Memperluas Merek PAPmusic.

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 4
    • 0Komentar

    "I Play PAPmusic Game" adalah bab musik kedua yang mengungkap misteri ini: PAPgame adalah video game. Namun ini baru permulaan… MILAN, 16 Juli, 2026 /PRNewswire/ —  Official artwork from the music video "I Play PAPmusic Game", the new single by Italian artist LeiKiè and the second musical chapter introducing PAPgame, the upcoming first-person video game set […]

  • Tentara Angkatan Darat AS berbaris saat latihan militer gabungan Korea Selatan dan Amerika Serikat di Paju, Korea Selatan, Jumat, 13 Januari 2023. (Foto: AP)

    Perang Iran Berdampak ke Asia, AS Batalkan Latihan Militer Ssangyong Bersama Korea Selatan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Amerika Serikat membatalkan latihan militer Ssangyong bersama Korea Selatan akibat keterbatasan pasukan terkait perang Iran. Simak dampaknya bagi Asia.

  • Kuasa hukum DPS menunjukkan salinan surat permohonan mediasi tripartit yang akan diajukan ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Jakarta Selatan, terkait sengketa PHK antara DPS dan PT NIL, Kamis (20/8/2026). (Foto: Dok. Kuasa Hukum DPS)

    Kisruh PHK Sepihak vs Kesepakatan Bersama: DPS Gugat PT NIL ke Disnaker

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Telegraf – Sebuah rapat sore di lantai tujuh sebuah gedung perkantoran di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Jumat, 5 Juni 2026, menjadi titik balik karier DPS. Perempuan yang menjabat Head of Corporate and Marketing Communication di PT NIL itu dipanggil menghadap LHS, Kepala Departemen Human Capital dan Legal perusahaan. Dari pertemuan berdurasi tak sampai […]

  • HunterLab luncurkan Vista® L2 dengan rentang pengukuran yang diperluas menjadi 710 nm

    HunterLab luncurkan Vista® L2 dengan rentang pengukuran yang diperluas menjadi 710 nm

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Vista generasi terbaru ini memadukan Essentials L2, yakni perangkat lunak analisis warna tercanggih di kelasnya, dengan kemampuan komputasi internal yang jauh lebih besar tanpa mengubah metode atau aksesori yang ada RESTON, Va., 21 Juli 2026 /PRNewswire/ — HunterLab adalah tolok ukur sejati di dunia dalam hal pengukuran warna. Hari ini HunterLab mengumumkan tentang Vista® L2, yakni […]

expand_less